Teh Daun Kopi Rendah Kafein

Selama ini pemanfaatan tanaman kopi sebatas pada bijinya. Padahal daun kopi juga bisa dijadikah teh dan minuman seduh rendah kafein.

Teh daun kopi awalnya dikenal juga dengan nama “aia kawa”. Merupakan minuman khas ranah minang, Sumatera Barat.

Teh daun kopi dipercaya dapat menyegarkan tubuh dan mencegah penyakit, juga menambah stamina.

Proses pembuatan teh daun kopi ini masih sederhana yakni melalui pengeringan matahari dan pengeringan kabinet menggunakan mesin.

Daun yang digunakan merupakan daun petikan kesatu, kedua, ketiga, maksimal keempat dari tangkai yang sama. Daun dicuci dan dilayukan dengan pengering kabinet pada suhu 70 – 80 derajat celcius selama 15 menit sampai kadar air mencapai 61% (b/b).

Setelah itu digulung dan digiling selama 15 menit dan dikeringkan kembali selama 7 jam pada suhu 70 – 80 derajat celcius menggunakan pengering kabinet sampai kadar air mencapai 5%.

Dikutip foodreview indonesia Vol. XIV, daun kopi jenis Arabica mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, kafein dan polifenol.

Asam fenolik merupakan senyawa antioksidan yang berfungsi menghilangkan radikal bebas di dalam tubuh. Kandungan antioksidan berkisar 50 – 90 persen.

Tentunya ini lebih tinggi dari kandungan daun teh.

Adanya senyawa mangiferin juga memiliki efek anti-inflamasi. mengurangi risiko diabetes dan kolesterol serta melindungi neuron di otak.

Selain itu, teh daun kopi juga memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dari kopi. Tentunya bagi yang bermasalah dengan jantung bisa teratasi dengan mengkonsumsi teh daun kopi.

Ada sensasi kopi namun aman dijantung. Banyaknya khasiat daun kopi ini menyebabkan suatu saat nanti kedai kopi tidak hanya menyajikan kopi saja melainkan teh daun kopi.