Petani Karet di Kutai Barat Giat Menyadap Karet

Harga getah Karet di Kutai Barat saat ini mulai merangkak naik, sebelumnya harga getah karet sempat turun Rp 3 ribu membuat para petani banyak yang enggan menyadap karet. Saat ini harga getah karet sudah mulai naik di harga Rp 6 ribu.

Dengan harga yang mulai naik membuat petani karet di Kampung Karangan Kecamatan Mook Manaar Bulatn mulai giat menyadap karet, Rabu (28/10).

Karet masih menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat Kutai Barat pada umunya khususnya di Kampung Karangan, di Kabupaten Kutai Barat saat ini terdapat lahan perkebunan karet seluas 44.525 Hektar, serta mampu berproduksi 34.964 ton getah karet pertahun.

Saat ini PT Davko yang terletak di Kampung Mencimai Kecamatan Barong Tongkok sudah beroperasi dan membeli getah karet kualitas B, dan PT Davco masuk langsung membli getah karet ke petani di Kampung Karangan, hal tersebut disabut gembira oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Dinas Pertanian Kubar H Nanang Adriani S PKP M Si menuturkan dengan kembali beroperasinya PT Davco tersebut diharpakan dapat  semakin meningkatkan harga jual getah karet ditingkat petani di Kubar.

Serta mampu meningkatkan perekonomian juga menambah semangat petani karet yang ada di Kubar untuk terus memelihara dan mengembangkan perkebunan Karat.

H Nanang Adriani juga berharap para petani lebih serius mengambangkan dan mengelola Kebun Karet, dengan demikian tentu banyak peluang bagi para petani karet untuk menjual hasil perkebunannya.

”Yang harus diperhatikan seluruh petani karet di Kubar kedepan adalah, benar-benar mampu menghasilkan karet yang berkualitas sehingga Kubar bisa menjadi pemimpin disektor perkebunan karet di Kaltim.

Untuk mewujudkan hal tersbut diperlukan kerjakeras dan kerjasama, dimana Dinas Pertanian siap untuk mendukung dan membantu para petani dalam upaya pengembangan dan peningkatan produksi, serta meningkatkan kualitas getah karet,” terang Nanang.

Ia menambahkan, dengan beroperasi PT Davco tentu mambuka peluang usaha kepada kelompok usahan/industri kecil yang bergerak dibidang karet bisa bergabung sebagai mitra perusahaan.:

Selain itu bagi para petani karet, untuk mendapatkan hasil/getah karet yang maksimal hendaknya dengan rutin melakukan pemeliharaan serta perawatan kebun karet, seperti pembersihan lahan dan pemupukan.

Karena jika hasil produksi maksimal maka hasil yang didapat para petani juga akan lebih banyak. Begitu juga dalam pengembangan dan peremajaan perkebunan karet, Dinas Pertanian tentunya siap membantu masyarakat.

Dimana seperti kita ketahui bersama perkebunan karet di Kubar sudah ada belasan bahkan puluhan tahun, dengan demikian peremajaan dan pengembangan menjadi salah perhatian agar produksi getah karet bisa terus meningkat, oleh sebab itu Dinas Pertanian sudah memiliki program revitaliasi perkebunan karet.

Dinas Pertanian juga siap membantu warga dalam peningkatan Sumber Daya Manusia, oleh sebab itu disetiap kecamatan terdapat Tenaga Penyuluh Pertanian, tentu saja bertujuan untuk membantu melakukan pembinaan warga masyarakat dalam peningkatan dan pengembangan pertanian, perkebunan dan peternakan.

Saat ini fungsi koordinasi memang masih sangat rendah, oleh sebab itu dengan adanya tenaga penyuluh pertanian di lapangan diharapkan dapat mendrorong strategi dan program dalam membangun.

Sehingga semua unsur dapat berkontribusi dalam mewujudkan Kutai Barat yang semakin Adil, Mandiri, Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan Dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.(hms10)