Permintaan Hortikultura Meningkat, Peluang Besar Bagi Ekspor Pertanian Indonesia

PANGANGIZI.COM – Secara nasional, sepanjang tahun 2020 kinerja ekspor komoditas pertanian, sub sektor produk holtikultura menembus pasar luar negeri senilai Rp 6,8 triliun dengan volume mencapai 286 ribu ton.

Sedangkan mengawali tahun 2021, sejak Januari-Februari 2021, pihaknya selaku otoritas Karantina telah melakukan sertifikasi sebanyak 39,7 ribu ton yang nilainya menembus angka Rp 1,8 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil secara terpisah dalam keterengan tertulisnya berdasarkan sistem data perkarantinaan IQFAST, melalui Kepala Balai Karantina Tarakan, drh Akhmad Alfaraby.

Melihat adanya kenaikan jumlah baik volume maupun frekuensi, Jamil optimis tahun 2021 ekspor dapat ditingkatkan.

“Ekspor di bidang pangan hortikultura terus menunjukan peningkatan, ini memberikan optimisme pertumbuhan ekonomi meski masih di masa pandemi,” ujar Jamil dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/3)

Hal ini sejalan dengan program Gratieks Kementan yang digagas oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, untuk menyatukan kekuatan pembangunan pertanian dari hulu ke hilir.

Mentan juga mengajak seluruh generasi milenial untuk berperan aktif dalam peningkatan ekspor yang mendorong perekonomian nasional.

Jamil menambahkan, terkait pencapaian target ekspor pertanian 2020-2024, bersama jajarannya selaku otoritas Karantina di seluruh Indonesia berkomitmen mengawal ekspor dengan menjamin keamanan pangan dan pengendalian mutu komoditas ekspor pertanian.

“Kami akan pastikan keberterimaan komoditas pertanian dengan memberikan jaminan mutu keamanan pangan sesuai persyaratan negara tujuan ekspor,” tuturnya (adv)