Gurihnya Pisang Gapit Banjar Bahari

Pisang gapit atau dalam bahasa lokal diartikan dengan pisang jepit. Saat ini pisang gapit mulai sulit ditemui keberadaannya. Oleh karena itu, jika kamu ingin menjajal makanan khas Balikpapan ini, kamu bisa datang ke Waroeng Banjar Bahari yang terletak di Pasar Inpres Kebun Sayur. Warung ini sudah berdiri sejak 40 tahun silam.

Warung kecil ini dikelilingi pisang kepok yang dibakar secara perlahan-lahan. Aroma pisang lambat laun mampir ke indera penciuman kita. Pembeli pun nampak berjubel disekeliling warung.

Pisang kepok mula-mula dibakar di atas bara api dari arang. Ketika pisang sudah setengah matang berikutnya pisang dijepit dengan alat yang terbuat dari kayu untuk kemudian dibakar kembali hingga matang sempurna. Proses penjepitan membuat pisang lebih masak.

Kedua sisi pisang harus pipih dengan jejak bakaran arang hitam. Setelah dirasa matang, pisang digunting ukuran tertentu lalu diletakkan diatas piring.

Pisang yang sudah matang berikutnya disiram dengan kuah kecokelatan beraroma nangka yang terbuat dari paduan gula merah, santan, dan potongan nangka. Saus inilah yang menjadi kunci kenikmatan pisang gapit.

Ada paduan rasa legit gula merah dan aroma nangka wangi. Saus ini manisnya pas dengan semburat gurih creamy dari santan. Rasanya yang enak dan tak berubah, membuat pembeli terus berdatangan. Sampai ada yang sudah puluhan tahun berlangganan pisang gapit.

Ramainya pembeli membuat warung harus memasok pisang dalam jumlah besar. Menurut Supiah, sang pemilik, biasanya pisang akan dibeli lagi bila persediaan tidak cukup. Sedangkan untuk santan dan gula masing-masing bisa menghabiskan sekitar 15 buah kelapa dan 7 kg gula tiap hari.

Bila tertarik menikmati pisang gapit, Anda cukup membayar Rp 12.000 per porsinya. Warung ini sudah buka dari pukul 09.00.sampai habis. Jangan telat ya. Bisa-bisa Anda kehabisan!