Dorong Gratieks, Karantina Tarakan Tingkatkan Pelayanan Ekspor di Perbatasan

PANGANGIZI.COM – Dalam upaya mewujudkan program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks), Karantina Pertanian Tarakan tingkatkan pelayanan ekspor di perbatasan.

Seperti hari ini, Senin (15/3/2021), Pejabat Karantina Pertanian Tarakan Wilker Nunukan, Noor Effendi melakukan pemeriksaan fisik terhadap buah mangga 4.480 Kg, buah naga 3.325 Kg, buah alpukat 800 Kg, dan Jeruk Nipis 4.500 Kg.

“Total volume seberat 13,1 ton atau senilai Rp 272.625.000 tujuan Malaysia,” ujar Effendi.

Buah-buahan yang diekspor harus dalam kondisi baik, tidak busuk, dan bebas dari hama penyakit tumbuhan.

Karantina Pertanian Tarakan mendukung dengan membimbing langsung para pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor.

Data IQFAST sepanjang tahun 2020 menunjukkan Karantina Pertanian Tarakan Wilker Nunukan, telah melakukan sertifikasi terhadap ekspor buah-buahan tujuan Malaysia dengan total volume 159 ton.

Sementara dari bulan Januari sampai pertengahan Maret tahun 2021 telah tersertifikasi ekspor sebanyak 176,3 ton.

Terpisah, Kepala Karantina Pertanian Tarakan mengatakan, pihaknya akan terus menjamin kualitas produk pertanian, dan terus mendukung peningkatan ekspor Produk pertanian.

“Hal ini terus kita gaungkan sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian dalam program Ekspor Tiga Kali Lipat ( GRATIEKS )” katanya.

“Selain itu, Karantina Pertanian Tarakan berkomitmen memfasilitasi dan memberikan prioritas, pendampingan, serta kemudahan layanan ekspor,” lanjutnya. (rls)