Dewan Teh Indonesia menargetkan konsumsi teh 500 gram per orang

Direktur Eksekutif Dewan Teh Indonesia (DTI) Suharyo Husen berharap dapat meningkatkan konsumsi teh masyarakat Indonesia dari 350 gram menjadi 500 gram per kapita per tahun.

Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan peningkatan dalam beberapa sektor. “Bila konsumsi mencapai angka tersebut, maka produksi teh dalam negeri bisa habis sepenuhnya untuk kebutuhan nasional, harus ada perluasan lahan atau peningkatan produktivitas,” kata Suharyo kepada Kontan.co.id, Kamis (27/9).

Saat ini lahan teh hanya seluas 117.000 hektare (ha). Padahal pada waktu silam, luas lahan pernah mencapai 140.000 ha. Untungnya penurunan luas lahan dibarengi dengan peningkatan produktivitas. Sebelumnya sebesar 1 ton per ha, kini sebesar 1,5 ton-2 ton per ha.

Teh menjadi komoditas yang penting karena industri inimembutuhkan jumlah yang besar. Suharyo menyatakan, secara umum tahun ini produksi diperkirakan akan mencapai 140.000 ton. Sebanyak 40% bakal diperuntukan industri dalam negeri, sedangkan sisanya untuk ekspor.

Oleh karena itu, mengingat komoditas ini bakal selalu memiliki pembeli dalam jumlah besar, Suharyo berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih pada teh. Apalagi kini petani teh tengah berhadapan dengan ancaman kekeringan berkat musim panas yang panjang pada periode tahun ini.